MENANAM LIDAH BUAYA
Banyak sekali peluang usaha yang ada di luar sana, tetapi tidak semua orang memiliki ilmu dan keberanian untuk mencobanya. kali ini agillablog ingin membagikan saran bagi teman-teman yang ingin berkecimpung di dunia tumbuhan.
Kegiatan bercocok tanam adalah hal yang mulia, disamping teman-teman bisa berkontribusi dengan alam, teman-teman juga bisa memperoleh manfaatnya.
Disini saya akan mengajak teman-teman untuk menanam lidah buaya atau yang biasa kita kenal dengan Aloe Vera. Hal yang sangat menarik adalah tanaman ini hanya terdiri dari daun saja dan berdaging tebal. Lidah buaya juga termasuk ke dalam golongan tumbuhan sekulen yang tidak memerlukan banyak air karena tumbuhan tersebut mampu menyimpan air di dalam tubuhnya.
Sebelum menanam, teman-teman perlu memilih bibit yang unggul dan siap tanam serta memperhatikan hal-hal berikut:
1. Memilih anakan yang sudah memiliki 4 daun dan tingginya sudah beberapa centimeter serta ukurannya kurang lebih 1/5 dari ukuran lidah buaya dewasa.
2. Pot atau polybag yang digunakan harus memiliki saluran air atau lubang drainase yang baik agar air tidak menggenang.
3. Lidah buaya tidak memerlukan banyak air dan perlu pencahayaan yang cukup.
CARA MERAWAT LIDAH BUAYA
1. Pencahayaan yang cukup : Lidah buaya adalah termasuk tanaman sekulen yang memerlukan pencahayaan yang cukup namun tidak boleh langsung terkena sinar matahari. Hal ini supaya daunnya tidak menguning.
2. Penyiraman yang rutin : Karena tumbuhan ini tidak memerlukan banyak air, maka penyiraman dilakukan 2-3 minggu sekali saja tergantung dari kondisi tanah.
3. Memperhatikan Suhu : Suhu lidah buaya di Indonesia mampu bertahan hingga suhu 27 derajat celcius.
4. Pemberian pupuk secara rutin: Padal awal penanaman pupuk sangat penting untuk menunjang pertumbuhan dan mencegah dari hama penyakit. pemberian pupuk sebaiknya adalah pupuk organik akan tetapi boleh diberikan pupuk kimia namun tidak berlebihan . pupuk yang baik adalan NPK dimana pupuk tersebut terdapat kandungan Nitrogen. Fosfor & Kalium. pemberiannya adalah 2 minggu sekali sekitar 2 gram per pot.
5. Media Tanah : Media yang digunakan untuk menanam lidah buaya terdiri dari Tanah pasir, dengan perlit dan batu apung.
Segala tanaman pasti tidak lepas dari hama atau penyakit, maka perlu pengendalian untuk menyelamatkan lidah buaya terutama adalah cepat busuk. Bagaimana pengendaliannya akan kita bahas di tulisan selanjutnya yaa teman-teman.
Terima kasih....